jump to navigation

Buat Apa Nonton Bola Tanpa Main Bola? 4 Desember, 2007

Posted by abdurrosyid in Olahraga dan Kesehatan.
trackback

Anda pasti sepakat bahwa sepakbola adalah olahraga yang paling digemari di negeri ini, bahkan di dunia. Sebagian besar orang suka menonton pertandingan sepakbola, baik itu dengan datang langsung ke tempat pertandingan ataupun lewat layar televisi. Saluran-saluran televisi selalu memiliki acara khusus yang berisi highlight sepakbola. Demikian pula koran-koran selalu menyediakan ruang yang cukup besar untuk berita seputar sepakbola.

Namun dibalik semua itu, saya menangkap sebuah paradoks. Kita semua pasti setuju bahwa sepakbola adalah olahraga, sebelum yang lain-lainnya. Yang namanya olahraga pasti memiliki tujuan utama untuk ’mengolah raga’, yakni menyehatkan, menguatkan dan melatih badan. Tetapi kenyataannya, sebagian besar masyarakat saat ini tidak lagi memperlakukan sepakbola sebagai olahraga. Mereka hanya menjadikan sepakbola sebagai entertainment alias tontonan yang menghibur. Apa buktinya?

Silakan Anda menghitung jumlah orang yang biasa bermain sepakbola dan jumlah orang yang biasa nonton bola. Mana yang lebih banyak? Pasti yang kedua jauh lebih banyak. Padahal, kalau kita menggunakan akal sehat kita, apa sih manfaatnya nonton bola kalau tidak memainkannya? Tidak ada kan kecuali sekadar hiburan. Nah, kalau sekadar untuk hiburan saya khawatir yang demikian itu sudah termasuk perkara yang sia-sia. Lho kok?

Bagaimana tidak? Apa yang bisa kita dapat dari nonton bola tapi tidak memainkannya? Nggak ada kan! Akan lebih baik jika kita melakukan aktivitas lainnya yang jauh lebih bermanfaat seperti membaca buku, menyelesaikan tugas-tugas, dan sebagainya. Bahkan menurut saya, lebih baik kita beristirahat saja karena lebih bermanfaat bagi tubuh kita.

Berkali-kali saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri orang-orang yang ogah bermain sepakbola tapi mereka maniak betul nonton bola. Kalau mereka tidak main bola tapi berolahraga dengan olahraga yang lainnya sih tidak apa-apa. Yang penting berolahraga lah. Mau jenis olahraga apa saja juga silakan, tidak harus sepakbola. Tapi kalau sudah maniak nonton bola tapi tidak mau berolahraga, termasuk bersepakbola seperti yang selalu mereka tonton, itu adalah ironi yang betul-betul paradoksal dan menyedihkan. Apa yang akan mereka dapat dari hanya sekadar gemar nonton bola? Bisa-bisa mereka malah jadi tidak sehat kalau mereka sering begadang untuk nonton bolanya itu.

Saya sih bisa memaklumi mereka yang suka nonton bola, asalkan ia juga gemar bermain sepakbola. Atau minimal gemar berolahraga lah, apapun jenis olahraganya. Setidak-tidaknya, apa yang ia tonton itu bisa menambah pengetahuannya tentang sepakbola, sehingga ia bisa bermain sepakbola dengan lebih baik. Namun, saya lebih suka mereka yang gemar bermain sepakbola tanpa keranjingan nonton bola. Mengapa? Sebab dengan begitu, istirahatnya akan terjaga karena tidak sering begadang sehingga fisiknya akan lebih kuat ketika bermain bola.

Lebih jauh lagi, kalau mau main bola itu hendaknya yang serius. Yang namanya sepakbola itu ya pakai lapangan yang besar. Itu baru sepakbola. Kalau main bola tapi pakai lapangan kecil, nendangnya kluthak-kluthik dan para pemainnya sukanya ngruwel dan mbulet kayak benang ruwet, itu mah nggak maksimal dan nggak serius. Kalau mau sepakbola ya pakai lapangan besar, nendang bolanya yang keras dan mantap, larinya yang kencang, dan jangan pernah ngruwel kayak benang ruwet. Memang yang demikian butuh ketahanan, kecepatan dan kekuatan yang lebih. Tapi kalau mau sepakbola beneran ya memang harus begitu. Namanya saja olahraga laki-laki.

Komentar»

1. yudan - 6 Desember, 2007

tingkatkan terus teknik mendriblenya. semoga menjadi pemain yang handal dan profesional.

2. fuad hanif h - 11 Desember, 2007

Ass. Iya…harusnya proporsional; ya nonton ya maen, tidak hanya nonton doank. Setidaknya kita bisa mengambil pelajaran dari apa yang kita tonton (gimana ngiring, mentakling, diving, dsb), .. btw kapan nih maen futsal di kampung?

3. achedy - 12 Desember, 2007

Buat apa main bola kalau nggak bisa hi.. hi.. hi…
Salam kenal ustadz …..

4. fuad hanif h - 18 Desember, 2007

Benar mas, nyatanya banyak orang nonton bola tapi jarang main bola. Liat doank, apa gunanya, malah bikin badan jadi meriang dan jadinya sakit-sakitan, bukannya kesegaran/kesehatan jasmani.

5. abdurrosyid - 24 Desember, 2007

Ayo… olahraga apa saja. Nggak harus sepakbola kok. Tapi kalau mau sepakbola, yang penting olahraganya dan bukan nontonnya. Thanks atas komentar-komentarnya ya. Syukran jazila.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: