jump to navigation

Rindu Keabadian 3 Desember, 2007

Posted by abdurrosyid in Sajak-sajakku.
Tags: , , ,
trackback

Awalnya aku tak pernah berpikir. Tentang kefanaan dan keabadian. Tentang yang semu dan yang abadi.

Tapi semenjak satu momen. Yang amat menggurat di hatiku. Aku pun jadi tersadar dan paham. Akan arti kehidupan.

Bahwa kehidupan yang mengurungku saat ini. Bukanlah kehidupan yang sejati. Tetapi kehidupan yang sesudah ini. Itulah kehidupan yang sesungguhnya.

Aku belum mengalaminya. Namun pengalaman-pengalaman batinku. Telah memberiku keyakinan yang tak tergoyahkan. Bahwa disanalah kehidupan yang sebenarnya.

Sukmaku menangkap. Nuansa keabadian ada disana. Menunggu-nunggu sosok-sosok tegar. Yang kini terkurung disini.

Oh kapan kiranya… Aku bisa mereguk air keabadian itu. Bukannya aku berharap-harap. Tetapi entah kenapa aku kadang-kadang begitu merindukannya.

Akhirnya aku bertanya. Kepada sukma yang ada dalam diri. Dan aku pun dapat jawaban.

Ternyata rindu menggelayuti aku. Tuk bisa bersua dan berkumpul. Dengan yang telah terlebih dulu mereguk air keabadian. Sambil membawa pahatan keimanan.

Aku bayangkan saat-saat bercengkerama. Disana di kebun yang indah. Bergembira dan saling bertanya. Bagaimana ini dan bagaimana itu. Alangkah membahagiakannya.

Komentar»

1. fuad hanif h - 18 Desember, 2007

Aku mohon petunjukmu ya Allah, agar setiap detik waktu yang Engkau berikan tidak menjadi sis-sia, tapi akan menjadi amal-amal yang kan bisa mengantarKu kelak ke SyurgaMu. mudah2an kita akan dikumpulkan di syurgaNya kelak. Amien.

2. abdurrosyid - 24 Desember, 2007

Amin ya Mujibas Saailin.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: