jump to navigation

Kiat Mengatasi Penyakit Suka Menunda 6 November, 2008

Posted by abdurrosyid in Pokoknya Ada Saja.
Tags: , , , , , ,
3 comments

Suka menunda-nunda adalah penyakit klasik yang banyak dikeluhkan oleh siapa saja. Namun yang biasanya paling tersiksa dengan penyakit ini adalah mereka yang sudah punya komitmen menghargai waktu namun sayangnya belum bisa mengatur waktu dengan baik.

Sebetulnya anjuran untuk tidak suka menunda-nunda banyak terdapat dalam ajaran Islam. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Faidzaa faraghta fanshab (Dan apabila engkau telah selesai dari suatu urusan maka hendaklah engkau segera bergegas menunaikan urusan yang lainnya).” (QS Al-Insyirah) Demikian pula Rasulullah saw pernah bersabda, “Ightanim khamsan qabla khamsin (manfaatkan yang lima sebelum datangnya lima yang lain): … faraaghaka qabla syughlika (waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu), hayaataka qabla mautika (waktu hidupmu sebelum datang kematianmu)…” Demikianlah Islam mencela kebiasaan suka menunda-nunda. (lebih…)

Tertinggal Gerak Masa 26 Juni, 2008

Posted by abdurrosyid in Sajak-sajakku.
Tags: , , ,
add a comment

Engkau terus berjalan // Engkau terus melangkah // Engkau selalu bergerak maju // Engkau pantang untuk mundur.

Wahai masa // jangan bergerak cepat-cepat // Aku sering tertinggal darimu // Bergeraklah pelan-pelan saja // Biar aku bisa mengejarmu.

Tapi kenapa engkau membisu // dan seolah tak mau tahu // Engkau terus saja bergerak maju // tanpa pernah peduli aku. (lebih…)

Ingin Hidup Enak? Manfaatkan Waktu Luang! 2 April, 2008

Posted by abdurrosyid in Pokoknya Ada Saja.
Tags: , , , , , , , , , , , ,
9 comments

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,”Ada dua nikmat yang sering disia-siakan: waktu luang dan kesehatan.” Pada kesempatan yang lain, beliau juga pernah berpesan,”Ambillah yang lima sebelum datang lima yang lainnya:…waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu.”

Dua penggal sabda Rasulullah diatas secara tegas memerintahkan kita untuk pandai memanfaatkan waktu luang. Setiap manusia memiliki waktu yang sama: 7 hari dalam satu pekan, 24 jam dalam sehari semalam. Kepandaian setiap orang dalam memanfaatkan jatah waktu yang sama itulah yang akan membedakannya dari orang lain.

Ada orang yang dengan 24 jam-nya mampu melakukan 100 kebaikan, sementara ada pula orang yang dengan 24-jamnya hanya mampu melakukan 10 kebaikan. Ada orang-orang yang dalam kesehariannya memiliki produktivitas sampai 100%, dan ada pula orang-orang yang dalam kesehariannya hanya mampu memiliki produktivitas tidak lebih dari 10%. Mengapa bisa demikian? Saya rasa, jawabannya adalah pemanfaatan waktu. Siapa yang paling pandai memanfaatkan waktunya, dialah yang akan memiliki produktivitas paling tinggi. (lebih…)