jump to navigation

Selamat Tinggal, Ngebut! 8 September, 2009

Posted by abdurrosyid in Sejauh Aku Melangkah.
Tags: , , , ,
3 comments

Kayaknya kecelakaan berkendara yang terakhir kali saya alami benar-benar membuat saya berucap selamat tinggal pada kebiasaan ngebut di jalan. Sebelum ini saya memang biasa memacu kuda besiĀ  saya pada kecepatan yang tergolong tinggi. Kalau didalam kota, saya paling sering ngebut di Jl. Jemursari yang membentang lurus dari utara ke selatan. Beberapa kali saya menggeber motor saya di jalan tersebut pada kecepatan 95-100 km/jam. Dan terbukti, di jalan favorit saya itulah saya terakhir kali jatuh. Dan kalau nggak terjatuh begitu, mungkin saya nggak akan pernah kapok untuk ngebut.

Kalau diluar kota, saya biasa ngebut di jalan lebar Surabaya – Babat. Saya sering memacu motor di jalan ini pada kecepatan konstan 110 – 115 km/jam. Sebetulnya saya ingin memacu motor lebih cepat lagi, tapi karena itu sudah kemampuan maksimal motor (gas sudah pol), terpaksa saya nggak bisa melaju lebih cepat lagi. Sejauh pengalaman saya, hampir tidak ada kendaraan lain yang melaju dengan kecepatan tersebut, kecuali satu atau dua mobil pribadi saja. Bahkan saya pernah melaju di jalan Surabaya – Babat tanpa ada satupun kendaraan yang mendahului saya. Sebaliknya, saya terus mendahului kendaraan-kendaraan yang ada di jalan.

Kalau sudah melaju dengan kencang seperti itu, memang kita nggak bisa santai sewaktu berkendara. Mata harus selalu awas, khawatir kalau tiba-tiba ada orang yang menyeberang jalan, atau ada lubang di tengah jalan. Dan kalau pas melewati jembatan yang permukaannya jalannya lebih tinggi, motor pasti sedikit terbang. Sangat nikmat rasanya. (lebih…)

Iklan