jump to navigation

Perbedaan Nyetir di Kanan dan Nyetir di Kiri 17 Januari, 2015

Posted by abdurrosyid in Pokoknya Ada Saja.
trackback

Di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara, juga di Inggris, orang-orang nyetir di sebelah kanan. Di negara-negara lainnya seperti Amerika dan Timur Tengah, orang-orang nyetir di sebelah kiri. Apa sih bedanya nyetir di kanan dan di kiri?

Pertama, tentu saja posisi pengemudi berbeda. Yang satu di sisi kanan dan satunya lagi di sisi kiri. Ini berdampak pula pada posisi beberapa instrumen lainnya di ruang kemudi, misalnya posisi tuas pemindah transmisi, rem tangan, posisi tuas pengendali lampu, dan tuas pengendali wiper. Jika kita nyetir di kanan, maka tuas pemindah transmisi dan rem tangan ada di sebelah kiri pengemudi, tuas pengendali lampu di sebelah kanan setir, dan tuas pengendali wiper di sebelah kiri setir. Namun jika kita nyetir di kiri, maka kebalikannya. Saya punya pengalaman lucu ketika pertama kali nyetir di kiri. Ketika saya bermaksud menyalakan lampu isyarat lha kok malah wiper yang bergerak-gerak di kaca mobil hehe. Tak tahunya, tuas untuk lampu isyarat ada di sebelah kiri kemudi, bukan sebelah kanan.

Meski demikian, tidak ada perbedaan pada konfigurasi pedal dan lampu isyarat kiri dan kanan. Pedal gas tetap di kanan, dan pedal rem di sebelah kirinya. Demikian pula, tuas pengendali lampu ditarik ke atas untuk memberikan isyarat ke kanan, dan ditarik ke bawah untuk memberikan isyarat ke kiri.

Perbedaan kedua adalah pada posisi mobil di jalan. Jika kita nyetir di kanan, maka lajur kiri adalah lajur lambat sedangkan lajur kanan adalah lajur cepat. Dan pada jalan tunggal dengan arus bolak-balik, kita harus mengemudi di sebelah kiri. Konsekuensi lainnya, jika kita hendak menghentikan mobil di tepi jalan, harus mengambil sisi kiri. Namun jika kita nyetir di sebelah kiri maka berlaku sebaliknya. Ini berdampak pula pada situasi berbelok pada jalan kembar. Jika kita nyetir di kanan, maka belok kiri akan mengambil lintasan terdekat dan dalam banyak kasus bisa langsung meski lampu lalu lintas sedang merah. Namun jika belok kanan maka harus menunggu jalur ke kiri kosong dulu (menunggu lampu menyala hijau) baru kemudian masuk ke jalur kanan. Namun jika nyetir di kanan maka berlaku sebaliknya.

Pada jalan kembar di negara dengan sistem nyetir di kiri, putaran balik (U-turn) dilakukan searah jarum jam. Dalam hal ini, mobil perlu kita bawa ke sisi kanan terlebih dahulu baru kemudian memutar balik. Pada jalan kembar di negara dengan sistem nyetir di kanan, putaran balik dilakukan berlawanan arah jarum jam. Dalam hal ini, mobil perlu kita bawa ke sisi kiri dulu baru kemudian memutar balik.

Perbedaan juga ada pada arah putaran pada bundaran (roundabout). Jika kita nyetir di kanan, maka arah mobil di bundaran adalah searah jarum jam (dilihat dari atas). Namun jika nyetir di kiri, maka arah mobil di bundaran adalah berlawanan arah jarum jam.

Iklan

Komentar»

1. Iswadi - 9 Agustus, 2017

Wah informasinya membantu banget, kebetulan ditunggu share bermanfaat lainnya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: