jump to navigation

Tsunami Jepang, Revolusi Timur Tengah dan Tanda-tanda Hari Kiamat 13 Maret, 2011

Posted by abdurrosyid in Esai-esai Kehidupan.
trackback

Fa’tabiruu yaa ulil abshaar ‘Maka ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang memiliki penglihatan’.

Akhir-akhir ini, kita melihat beberapa kejadian penting yang semestinya membuat kita berpikir lebih dalam. Yang pertama adalah Tsunami Jepang, yang terjadi pada hari Jumat, 11 Maret 2011, dan menghancurkan pemukiman penduduk di kawasan pesisir timur Jepang, tepatnya Pulau Honshu. Tsunami setinggi 4-10 meter itu dipicu oleh gempa dahsyat berkekuatan 8,9 Skala Richter. Untuk diketahui, angka tertinggi Skala Richter adalah 10. Wikipedia mencatat bahwa 8,0-8,9 Skala Richter artinya gempa dapat menyebabkan kerusakan serius hingga dalam area ratusan mil, sedangkan 9,0-9,9 Skala Richter artinya gempa dapat menghancurkan area ribuan mil. Sedangkan gempa dengan Skala Richter 10,0 keatas belum pernah terekam dalam sejarah kemanusiaan.

Metrotainment.net menulis berita pada tanggal 13 Maret 2011: “Setidaknya sampai saat ini diperkirakan 1000 orang  menjadi korban tewas keganasan gempa bumi dan tsunami seperti dilansir salah satu media lokal Jepang. Badan Nasional Jepang mengatakan bahwa 202 orang telah dikonfirmasi tewas dan 673 orang dilaporkan hilang sementara 991 orang luka-luka. Namun angka tersebut akan terus bertambah seiring dengan pelaksanaan evakuasi yang akan dilakukan sepanjang pantai timur laut pulau Honshu yang merupakan lokasi yang terkena dampak tsunami yang dahsyat. Setidaknya sekitar 3000 rumah lebih tersapu air bercampur lumpur dan material lainnya.”

Tsunami Jepang ini tidak terjadi tiba-tiba. Hari Rabu, 9 Maret 2011, Kompas menulis: “Gempa besar yang menghantam bagian utara Jepang dengan guncangan awal berkekuatan 7,2 skala Richter terjadi pada Rabu (9/3/2011). Demikian dilansir oleh pihak Japanese Meteorological Agency (JMA). Sebelumnya, NHK juga mengabarkan akan adanya peringatan tsunami setinggi lebih dari 50 cm di wilayah timur laut Jepang. NHK melaporkan, seperti diungkapkan pejabat dinas, fokus getaran gempa tersebut sejauh 10 kilometer atau 6 mil di bawah permukaan bumi di wilayah Aomori.”

Ini artinya, ada waktu sekitar 2 hari bagi rakyat Jepang untuk mempersiapkan diri (baca: menyelamatkan diri) sebelum tsunami menerjang pada hari Jumat, 11 Maret 2011. Bisa jadi korban akan lebih besar lagi andai saja tsunami terjadi mendadak, tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu.

—————————————-

Sebetulnya tsunami Jepang ini bukan satu-satunya tsunami yang kita dapati pada dekade terakhir ini. Pada tanggal 26 Desember 2004, tsunami dahsyat menghancurkan Aceh. Tsunami ini dipicu oleh gempa berkekuatan 9,3 Skala Richter. Adapun jumlah korban jiwanya sangat mencengangkan. Jumlah korban tewas di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara menurut Departemen Sosial RI (11/1/2005) adalah 105.262 orang.

Gempa-gempa yang tidak diikuti tsunami dalam dekade terakhir ini juga banyak terjadi dimana-mana, di planet bumi ini. Ini artinya, gempa semakin sering terjadi. Dan kalau kita kaitkan dengan hari kiamat, banyaknya terjadi gempa (katsratul zilzal) adalah salah satu diantara tanda-tanda semakin dekatnya hari kiamat.

Disamping banyaknya terjadi gempa, sudah banyak pula tanda-tanda lain yang mengafirmasi dekatnya hari kiamat. Diantaranya adalah meluasnya zina (free sex). Di tengah-tengah masyarakat Barat, meluasnya zina barangkali bukan barang aneh dalam pandangan kita. Yang membuat kita heran dan prihatin, ternyata zina juga telah sedemikian meluas di tengah-tengah masyarakat muslim seperti Indonesia. Beberapa survei mencatat bahwa lebih dari 50 persen remaja usia SMP dan SMA telah melakukan hubungan seks diluar nikah. Jika yang usia SMP dan SMA saja lebih dari 50 persen, bagaimana dengan yang usia mahasiswa?

Tanda-tanda lainnya lagi yang setali tiga uang dengan budaya free sex adalah cara berbusana wanita masa kini. Diriwayatkan dalam hadits bahwa di akhir zaman akan banyak kaasiyaat ‘aariyaat ‘para wanita yang berbusana tetapi telanjang’. Inilah yang saat ini benar-benar kita dapati. Dimana-mana kita dapati para wanita yang berpakaian dengan cara seperti ini.

——————————–

Zaman memang sudah tua. Diutusnya Muhammad saw sebagai rasul sebetulnya juga menandai dekatnya zaman dengan hari kiamat. Semakin jauhnya kita dari masa kenabian beliau berarti semakin dekatnya kita dengan hari kiamat.

Barangkali sebagian dari kita berpikir bahwa kiamat masih jauh. Sebagian dari kita mungkin berkata, “Bukankah kiamat baru akan datang setelah Islam menguasai dunia? Sekarang kan kelihatannya kita masih jauh dari masa itu. Islam masih lemah.”

Bisa saja sebagian dari kita berkata demikian. Namun kita semestinya sadar bahwa tidaklah sulit bagi Allah untuk menciptakan perubahan-perubahan signifikan dalam tata dunia ini. Baru-baru ini saja mata dunia terbelalak dengan terjadinya gelombang revolusi di Timur Tengah. Satu demi satu tirani di Timur Tengah hancur dan runtuh, tanpa ada sedikitpun perkiraan sebelumnya. Semuanya seolah-olah terjadi dengan begitu cepatnya. Dan barangkali revolusi di Timur Tengah ini akan menjadi faktor penting bagi menguatnya kekuatan Islam di atas muka bumi ini.

Saya menjadi sadar. Ternyata demikian mudah bagi Allah untuk mengubah tata dunia. Semuanya seolah-olah diluar prediksi. Allah Ta’ala memang Fa’aal lima yuriidu ‘Maha Berkuasa untuk merealisasikan apapun yang Dia kehendaki’.

—————————————–

Dengan melihat fenomena-fenomena ini, masih layakkah kita merasa aman dan kemudian berkata, “Santai saja, kiamat masih jauh.” Jika para sahabat Nabi yang hidupnya jauh sebelum kita saja selalu khawatir bahwa kiamat akan segera datang, apakah layak kita tidak merasa khawatir?

Iklan

Komentar»

1. winda - 30 Maret, 2011

ho oh… smoga qt siap menghadapinya…

2. pardjowiyono - 31 Maret, 2011

~ Alhd, siiip Gan, Makasih

3. ummu salman - 13 Januari, 2012

siip…jempol 2 bwt penulisx.

4. mario - 22 April, 2012

Kita tahu Kiamat sudah dekat….bukan hanya perbuatan jahat yang biasa kita ketahui aja….yang dapat membuat tuhan marah…tapi kebiasaan kita memakan mahluk hidup juga tuhan marah..marilah kita sama2 bervegetarian,setiap mahluk hidup mempunyai hak hidup yang sama di mata tuhan mengapa kita harus merugikan mereka yang sama2 ciptaan tuhan..demi nafsu dan kebiasaan buruk kita….. Cuma 3 inci ukuran mulut lewat tenggorokan sesudah lewat ya gak ada rasanya lagi….marilah sama2 kita menyelamat kan bumi kita ini…bervegetarian sama dengan menyelamatkan sesama mahluk hidup


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: