jump to navigation

Boikot Infotainment dan Berita Seleb!!! 17 April, 2009

Posted by abdurrosyid in Pokoknya Ada Saja.
Tags: , , , , , ,
trackback

Saya rasa, dunia media dan informasi saat ini berada dalam titik yang sangat menyedihkan dan mengkhawatirkan. Kebebasan pers saya rasa telah disalahgunakan oleh orang-orang yang rusak. Salah satu indikasinya adalah maraknya tayangan infotainment dan berita selebritis, baik itu di media elektronik seperti televisi dan radio, media cetak seperti koran, tabloid, dan majalah, serta media online (internet).

Saya yakin seratus persen bahwa infotainment sama sekali tidak akan memberikan manfaat, bahkan sebaliknya merusak moralitas masyarakat dan juga peradaban manusia. Bagaimana tidak? Infotainment itu pada dasarnya selalu menampilkan dua hal. Pertama, perilaku-perilaku amoral dari para selebritis. Kedua, publikasi hal-hal yang semestinya bersifat privat dan tidak layak diketahui oleh publik.

Sebetulnya perilaku iseng media memang klop dan ibarat gayung bersambut dengan perilaku para selebritis itu sendiri. Bagaimana tidak? Rata-rata para selebritis – utamanya aktor, aktris, model, atau penyanyi – memang memiliki gaya hidup yang buruk, permisif, dan tidak tahu malu. Mulai dari gaya berpakaian yang mengundang hasrat dan membuat orang tidak respek alias tidak menghargai yang bersangkutan, sampai dengan kebiasaan-kebiasaan lainnya seperti bermesraan dengan orang yang bukan suami atau istrinya. Dan kalau di Barat, sudah pasti keadaannya lebih buruk dimana para selebritis itu biasanya tukang pesta malam, hidup seperti suami isteri padahal belum resmi menikah, gonta-ganti teman seks, dan semacamnya.

Sementara itu, media benar-benar bisa memanfaatkan dan ambil untung dari kebiasaan-kebiasaan buruk para seleb tersebut. Dengan memproduksi dan menjual infotainment, media mendapatkan uang.

Sebetulnya yang menjadi sorotan saya bukanlah media atau para seleb yang tidak tahu malu itu. Akan tetapi, yang lebih membuat saya prihatin adalah pengaruh buruk dan mematikan dari segala bentuk infotainment tersebut. Bayangkan, betapa banyak para generasi muda kita yang latah mencontoh gaya berpakaian dan gaya berdandan para seleb itu. Ketika para seleb itu biasa memakai pakaian yang ketat, seksi, dan buka-bukaan, para generasi muda pun mencontohnya. Sehingga, sekarang ini bukan hanya para seleb yang gemar berpakaian seksi, para wanita di jalan-jalan dan di tempat-tempat umum yang setiap hari kita lihat pun biasa berpakaian seksi.

Belum lagi kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya yang lebih parah, terutama yang biasa dilakukan oleh para seleb di Barat, jika ditiru dan dicontoh pasti akan membuat moralitas sirna dari tengah masyarakat.

Ini semua bukan omong kosong. Jika setiap hari masyarakat dicekoki dengan berita-berita infotainment yang tidak mendidik dan bahkan merusak, baik itu di media elektronik, media cetak, maupun media online, maka hal-hal buruk tersebut lambat laun akan masuk ke alam bawah sadar masyarakat, sehingga perlahan-lahan mereka akan menganggapnya biasa, lumrah, dan bisa diterima. Inilah bahaya dahsyat yang ditimbulkan oleh berbagai bentuk infotainment.

Olah karena itu, kita semua harus memboikot segala bentuk infotainment. Kita semua tahu, saat ini hampir semua koran memiliki halaman khusus untuk infotainment. Kalau majalah, apalagi tabloid, malah banyak yang khusus memuat infotainment. Demikian juga hampir semua saluran televisi memiliki acara-acara infotainment, dan parahnya menjadi top-rated dan paling digemari oleh para wanita. Adapun media online malah lebih gila lagi karena ruangnya yang lebih besar dan sifatnya yang lebih bebas, lebih fleksibel, dan lebih variatif. Semua ini kalau tidak kita boikot akan siap menghancurkan sendi-sendi moralitas masyarakat kita.

Jadi, ayo mulai sekarang kita tetapkan gerakan boikot infotainment dan berita seleb. Dan bahkan bila perlu, boikot terhadap para seleb yang dinilai sudah sangat amoral dan tidak lagi punya rasa malu, biar rasa malu mereka bisa balik lagi dan kembali menjadi orang yang baik-baik.

Komentar»

1. muslimstory - 17 April, 2009

Assalammu’alaikum, ana pribadi setuju dengan pendapat mas. Infotainment tidak menambah ilmu dan tidak bermanfaat sama sekali, malah dapat membuat dosa karena ghibah. Mari kita bersama2 menentang acara2 infotainment atau gossip tersebut. Wassalam

2. kunta - 18 Juni, 2009

Infotainment asal katanya aja dari “tai” yaa pasti isinya kotoran-kotoran…
hhee..

3. wenny - 8 Mei, 2010

saya stuju,tpi anda pikirkan nasib para pekerja infotaiment sndiri,nambah pengangguran donk d indonesia!!!!!!!!

4. i-share - 14 Juli, 2010

mesti dibuatkan kode etik tuh infotainment.. mesti dibatasi.. mengingat penayangannya yg menyudutkan… membuat opini yg (kebanyakan) buruk… melanggar privasi… mempertajam konflik…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: