jump to navigation

Keseimbangan Energi = Langsing 22 Juli, 2008

Posted by abdurrosyid in Olahraga dan Kesehatan.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Ayah saya seorang petani. Yang saya tahu, ayah tidak pernah ambil pusing dengan apa yang beliau makan. Apa saja asalkan halal selalu beliau santap dengan begitu nikmatnya. Saya pikir, beliau sama sekali tidak pernah berpikir berapa kalori yang masuk, zat apa saja yang beliau asup, dan segala tetek bengek yang sering kita ributkan. Namun kalau bicara soal tubuh langsing, beliau selamanya senantiasa langsing. Mulai muda hingga tua, beliau selalu langsing. Apa kuncinya?

Kuncinya tidak lain adalah pekerjaan beliau sebagai petani itu. Dengan keseharian sebagai petani yang saya sendiri pernah merasakan bagaimana beratnya, berapapun jumlah makanan yang masuk kedalam tubuh menjadi tidak masalah. Mengapa? Karena semuanya terbakar habis dengan aktivitas di sawah yang sedemikian beratnya. Alhasil, langsing adalah sebuah keniscayaan bagi ayah saya, bukan sesuatu yang perlu diusahakan.

Bahkan bukan hanya langsing alias ramping, tubuh ayah saya juga terbentuk. Perut, dada, dan lengan sudah pasti berotot akibat kebiasaan mengangkat beban ketika bekerja di sawah. Semuanya berjalan alami begitu saja, tanpa perlu diusahakan.

Ini tentu berbeda dengan orang-orang yang pekerjaannya hanya ngomong (seperti seorang guru, dosen, trainer, penceramah, dsb) atau hanya duduk didepan komputer (seperti programer, bagian pembukuan, penulis, dsb) atau bahkan yang hanya nyuruh-nyuruh orang saja (maksudnya para bos). Energi yang masuk kedalam tubuh dalam bentuk makanan dan minuman belum tentu habis untuk aktivitas keseharian. Nah, energi berlebih inilah yang menyebabkan badan seseorang jadi melar.

Kesimpulan yang bisa kita ambil adalah, untuk jadi langsing kita harus memastikan bahwa energy in = energy out. Jika tidak, lupakan saja obsesi Anda untuk menjadi langsing. Bagi seorang petani seperti ayah saya, pergi ke sawah setiap hari amatlah cukup untuk menghabiskan energi dalam tubuh. Kita? Mana ada sawah di perkotaan? Lalu bagaimana?

Terserah Anda tentu saja. Yang penting, bergeraklah dan seimbangkan energi masuk dengan energi keluar. Teman-teman saya di desa punya agenda rutin setiap sore, selain membantu orangtua di sawah, yaitu bermain sepakbola di lapangan desa. Dan itu setiap hari. Walhasil, mereka semua rata-rata ya langsing. Nggak ada yang gemuk. Lha wong sudah ke sawah, tiap hari main bola lagi. Gimana nggak habis energinya…

Bagaimana dengan Anda? Jika Anda tidak bisa seperti teman-teman saya, ciptakanlah aktivitas yang penuh dengan gerak. Jika pekerjaan Anda penuh dengan gerak, bersyukurlah. Jika tidak, tambahlah porsi olahraga Anda. Intinya, Anda harus banyak bergerak biar Anda mencapai keseimbangan energi. Energy in = energy out. Siap mencoba? Siaplah insyaallah.

Komentar»

1. rizky - 4 November, 2008

terima kasih krn blog ini membantu saya…
kebetulan tugas tutorial saya ada sangkut pautnya dengan keseimbangan energi. kebetulan juga kasusnya tentang seorang pria 54 th uang pekerjaanya sebagai executive in real estate management firm. Otomatis, dia ini adalah bos yang tugasnya hanya menyuruh saja. Makanan yang masuk lebih banyak daripada energi yang dikeluarkan. Orang ini menjadi obesitas sehingga rentan terhadap berbagai penyakit…

2. misbakh - 10 November, 2008

Memang hebat Mas Rosyid ini.
Untuk mengobati obesitas tidak perlu rumus macam2.
Cukup dengan MACUL (mencangkul)
Memang, segala masalah rumit bisa disederhanakan,
Masalah kecil pun bisa dijabarkan lebih rumit.

3. Harian - 19 November, 2008

Sepakat! Jadi ingat rumusan kesetimbangan massa dan energinya Einstein. Gembrot itu kelebihan massa. Massa yang lebih dapat dikurangi dengan mengeluarkannya dalam bentuk energi.

Jadi langsing adalah masalah fisika. Daripada habis duit banyak gara2 buat beli segala obat dan alat pelangsing. Mending sedia cangkul dan sebidang tanah di rumah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: