jump to navigation

Kapan TV dan Radio Bermanfaat? 19 Juli, 2008

Posted by abdurrosyid in Pokoknya Ada Saja.
Tags: , , , ,
trackback

Televisi dan radio adalah dua media elektronik yang sudah ada jauh sebelum datangnya era informasi yang canggih seperti saat ini. Meski tergolong media yang sudah tua, namun keduanya adalah yang paling populer. Hampir semua lapisan masyarakat bisa mengakses dua media ini. Berbeda dengan internet atau bahkan surat kabar yang secara umum masih diakses oleh sebagian masyarakat saja.

Menyadari popularitasnya, radio dan televisi terus berimprovisasi dengan tujuan agar semakin diminati oleh masyarakat. Karena tujuan pragmatis, seringkali improvisasi tersebut menghasilkan materi-materi yang kurang mendidik. Karena terlalu menonjolkan unsur entertainment dan komersial, tidak jarang radio dan televisi menghadirkan acara-acara yang cenderung merusak moral dan kepribadian masyarakat. Pornografi, kekerasan, klenik dan semacamnya adalah beberapa unsur kurang mendidik yang sering kita dapati pada acara-acara radio dan televisi.

Lalu bagaimana kita menyikapi semua ini? Apakah kita harus memboikot radio dan televisi? Meniadakan keduanya dari rumah kita? Atau bagaimana?

Tidak bisa diingkari, baik radio maupun televisi juga menyuguhkan hal-hal yang bermanfaat, seperti berita yang aktual, dialog yang kritis dan tajam, dan berbagai macam program yang edukatif lainnya. Karena itu, agaknya kurang bijaksana jika kita kemudian memboikot secara total kedua media tersebut. Akan lebih baik jika kita bersifat selektif dalam mengakses keduanya.

Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk meraih kemanfaatan dari radio dan televisi, dengan menyingkirkan dampak-dampak negatifnya.

Pastikan Anda hanya mengakses program-program yang bermanfaat, seperti berita (news), dialog (talk), ceramah agama, ilmu pengetahuan, dan film yang berkualitas. Hindarilah program-program yang kurang bermanfaat seperti sinetron, infotainment, musik, reality show, dan film-film yang kurang berkualitas.

Meskipun Anda hanya mengakses program-program yang bermanfaat, namun Anda harus tetap membatasi diri. Jangan terlalu lama menikmati radio atau televisi. Batasilah waktu Anda. Jika tidak, waktu Anda untuk hal-hal lainnya yang lebih penting akan terkorbankan.

Untuk memaksimalkan waktu Anda, ada baiknya Anda mengakses radio dan televisi hanya pada saat Anda sedang suntuk. Ini akan memberikan dampak positif berganda: menghilangkan kesuntukan sekaligus mengambil manfaat dari acara yang Anda nikmati.

Jangan menghidupkan radio atau televisi ketika Anda sedang mengantuk atau mau tidur. Bisa dipastikan Anda akan tertidur sementara radio dan televisinya masih hidup. Disamping boros energi, suara radio atau televisi tersebut akan mengganggu kenyenyakan tidur Anda. Itu berarti kualitas tidur Anda akan berkurang. Ada lagi alasan yang lainnya yaitu kemungkinan radio dan televisi tersebut berganti acara pada saat Anda sedang tertidur. Akan jadi masalah jika acaranya berganti ke acara yang kurang mendidik, yang suara-suaranya akan meracuni Anda ketika Anda sedang tidur (biasanya sayup-sayup Anda akan masih bisa mendengarnya). Anda mau mendapatkan mimpi buruk karenanya?

Itulah beberapa hal yang mungkin bisa kita lakukan untuk menyiasati beragamnya muatan radio dan televisi. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: