jump to navigation

Dengan Belajar Kita Pasti Bisa! 16 Februari, 2008

Posted by abdurrosyid in Pokoknya Ada Saja.
Tags: , , , , , ,
trackback

Saya punya pengalaman menarik nih. Seputar sepakbola, tapi pelajarannya jauh melampaui dunia sepakbola. Dalam sepakbola, ada satu jenis tendangan yang bernama tendangan lambung. Dalam bahasa Inggris sering disebut air ball atau lofted ball. Kadang juga disebut long pass (umpan panjang), meski sebetulnya umpan panjang tidak hanya bisa dilakukan dengan tendangan lambung.

Dulu, diantara ketrampilan (skill) sepakbola yang tidak bisa saya lakukan alias sulit banget adalah tendangan lambung itu. Kayaknya betul-betul sulit gitu. Setiap kali saya coba nggak pernah bisa dan nggak pernah berhasil. Padahal, main sepakbola pasti nggak afdhal dan nggak enak kalau nggak bisa tendangan lambung.

Tapi, saya ketika itu bertekad bahwa saya harus bisa! Apapun caranya! Maka berpikirlah saya bagaimana kira-kira caranya. Saya perhatikan beberapa teman yang bagus nendang lambungnya, seperti apa sih mereka nendangnya. Tapi sepertinya saya belum menemukan kuncinya. Saya juga menanyakan secara langsung kepada mereka bagaimana caranya. Tapi sepertinya mereka kurang bisa menjelaskan. Saya masih belum betul-betul mengerti.

Cling! Saya dapat ide! Browsing di internet! Itulah yang akhirnya saya lakukan. Saya browse halaman-halaman web yang membahas bagaimana caranya nendang lambung dalam sepakbola. Dari berbagai sumber yang ada, akhirnya saya bisa tahu dan paham bagaimana caranya.

Ternyata, tendangan lambung yang akurat harus dilakukan dengan punggung kaki bagian dalam. Dalam bahasa Inggris, namanya foot-instep. Makanya tendangannya disebut instep kick. Itu bagian kaki yang kita pakai untuk nendang. Selanjutnya bagian bola yang kita tendang adalah bagian bawahnya (under ball equator). Juga, kaki tumpu kita tidak boleh sejajar atau apalagi di depan bola. Kaki tumpu kita harus berada di belakang bola. Lalu saat menendang, harus ada harmoni antara ayunan paha dengan ayunan betis. Ayunan paha adalah sumber tenaga utama, tapi ayunan betis akan memberikan tenaga tambahan. Perhatikan pula dari arah mana kita mendekati bola. Dan yang tidak kalah penting, gerakan kaki kita setelah kontak dengan bola harus mengikuti arah yang kita inginkan. Tidak hanya itu, bahkan posisi tangan, badan dan kepala juga perlu diperhatikan. Adapun agar lintasan bola yang kita tendang bisa melengkung seperti buah pisang, ada juga cara dan triknya. Lengkap deh ilmu saya tentang tendangan lambung. Tapi itu baru teori. Prakteknya, saya bisa tidak?

Saya pun mencoba. Mula-mula sepertinya berhasil, tapi belum sempurna. Bola terangkat tapi hanya sedikit saja. Saya berpikir lagi, kira-kira apanya yang masih kurang. Sayapun mencoba dan terus mencoba. Mulai bisa, tapi tetap belum juga sempurna. Akhirnya, kecurigaan saya jatuh pada sepatu. Barangkali sepatu yang saya pakai kurang bagus nih, sehingga tendangan saya nggak bisa sempurna.

Akhirnya, saya ganti sepatu. Saya beli sepatu yang kira-kira cukup bagus. Maksudnya, konturnya bagus dan fit dengan kaki saya. Dengan sepatu itu, saya mencoba dan mencoba lagi, sesuai teori yang saya miliki. Mujarab! Ada peningkatan yang sangat signifikan. Akhirnya, saya pun semakin giat mencoba dan mencoba. Dan at the end, saya betul-betul bisa melakukan tendangan lambung dengan bagus.

Tapi saya masih belum puas. Meski tendangan lambung saya sudah bagus, saya ingin lebih dari itu. Saya ingin tendangan lambung saya powerful, mantap dan juga akurat. Maka sayapun browse lagi di internet untuk cari informasi lebih lanjut. Habis itu, saya terus berlatih dan berlatih. Akhirnya, sekarang saya bisa melakukan tendangan lambung yang cukup powerful, mantap dan juga akurat. Karena itu pula, saya jadi sangat mahir dalam mengirim umpan lambung ke pemain sayap secara akurat. Juga umpan silang dan tendangan bebas dengan bola lambung.

Bahkan, sekarang insyaallah sepatu bagus bukan lagi keharusan bagi saya untuk bisa melakukan tendangan lambung yang excellent. Soalnya, saya sekarang sudah tahu ‘kuncinya’. Dari pengalaman saya ini, saya ingin mengatakan bahwa tidak ada sesuatu yang tidak bisa dipelajari. Jika kita mau belajar dengan sungguh-sungguh, kita pasti bisa!

Komentar»

1. arif - 1 September, 2008

makasih banget atas sarannya

2. hendrik - 15 September, 2011

makasih gan,soalnya saya gk pernah bisa tendangan lambung,
tapi karna saya belajar da terus belajar,
alhamdulillah saya akhirnya di bilang mahir dalam tendangan lambung oleh teman teman saya.

3. heriadi - 30 April, 2013

thank you


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: