jump to navigation

Renang Gaya Dada (2) 7 Juni, 2009

Posted by abdurrosyid in Olahraga dan Kesehatan.
Tags: , , , , ,
trackback

Teknik berenang gaya dada sangatlah sederhana. Alih-alih menghafalkan banyak gerakan kaki dan tangan untuk menjelaskan teknik gaya dada, akan lebih sederhana jika kita membayangkan 3 bentuk. Renang gaya dada tidak lebih dari 3 bentuk ini: bentuk torpedo, bentuk kobra, dan bentuk katak.

Bentuk torpedo adalah ketika kedua lengan lurus menjulur ke depan, demikian pula kedua kaki juga lurus rapat menjulur ke belakang. Dari ujung tangan sampai ujung kaki membentuk posisi streamline, lurus rata dengan permukaan air, menyerupai sebuah torpedo yang meluncur kencang ke depan.

Bentuk kobra adalah ketika Anda menyembulkan kepala ke atas permukaan air, sementara kedua kaki masih agak lurus dan juga rapat satu sama lain namun agak turun ke bawah. Sementara itu, kedua lengan melakukan kayuhan dengan menjaga agar sikut tetap tinggi (high-elbow).

Sedangkan bentuk katak adalah ketika Anda melakukan tendangan katak, sementara kedua tangan berada didepan dada. Dan bentuk katak ini kemudian langsung dilanjutkan dengan bentuk torpedo. Jadi gaya katak adalah: torpedo – kobra – katak – torpedo – kobra – katak – torpedo – demikian seterusnya.

Gaya katak sangat sederhana bukan? Memang sederhana! Makanya, nggak usah dibikin sulit. Make it simple! Kalau dibikin terlalu rumit, bisa-bisa malah salah (paralysis by analysis).

Kunci gaya katak yang cepat ada dua: jauh dan kuat. Maksudnya: sorongkan kedua tangan sejauh-jauhnya ke depan (transisi dari bentuk katak ke bentuk torpedo), dan tendangkan kaki sekuat-kuatnya. Hanya dua ini kuncinya, tidak ada yang lain.

Tapi ada satu hal yang bisa membuat gaya katak Anda jadi lambat, yaitu jika Anda memunculkan kepala terlalu tinggi keatas permukaan air. Ketika Anda menyembulkan kepala terlalu tinggi, secara otomatis bagian bawah tubuh Anda akan tenggelam, dan ini berarti menambah tahanan air (drag). Solusinya, jangan berpikir NAIK DAN TURUN, tetapi berpikirlah MENGHADAP KE DEPAN. Maksudnya, Anda cukup menjauhkan dagu Anda dari dada, menghadapkan wajah ke depan, sehingga mulut menyembul dari permukaan air. Ini sudah cukup. Anda tidak perlu naik lebih tinggi dari ini. Sesudah mengambil nafas, rapatkan kembali dagu ke dada Anda, sehingga kepala Anda pun kembali masuk kedalam air.

Selamat mencoba!

About these ads

Komentar»

1. Pakaribo - 3 Juli, 2009

Bagus mas, agar bisa di sharing ke kita2 yg pingin belajar.

2. hayyi - 13 Juli, 2009

Artikel yang bermanfaat. Terima kasih sharingnya…

3. egot_sumaregot - 23 Juli, 2009

Gaya dada… dianalogikan dengan torpedo-katak-cobra,,,,, ide menarik kang…..

4. nisanugroho - 15 Januari, 2012

makasiiih… blog ini keren banget!! selama ini saya sudah bisa mengambang, renang gaya dada tanpa tendangan kaki dan tanpa napas… dari tipsnya jadi mulai bs ngerti cara napas… mau dipraktekkan hari rabu besok…

5. hadi - 21 Februari, 2012

wah matur nuwun tip renangnya moga Tuhan membalas kabaikan saudara. trims

6. endah - 18 Mei, 2012

sy renang gaya dada kok rasanya kepala mau nuntek ya, terutama setelah ambil nafas, kepala masuk air lagi malah berasa kepala mau menyelam, dan kaki malah mau naik , jd kebalik gitu, seperti beban dada dan kepala jd berat ketimbang kaki,,kenapa ya pak?


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: